Jumat, 25 Juni 2010

Stil Indonesia Open 2010

Daftar Hotel - Taufik Hidayat successfully advanced to the semi-finals of Djarum Indonesia Open Super Series in 2010. In the quarterfinals, Taufik won the 'civil war' against Simon Santoso.

Hotel di Hong Kong - Simon Santoso not want to look for a scapegoat when he defeated Taufik Hidayat in the quarterfinals of Djarum Indonesia Open Super Series 2010 (DIOSS), Friday (06/25/2010).

Despite losing the first set 21-12, Simon finally got up and closed the second set with 21-15 positions. Unfortunately, he re-surrender to the rubber sets, 13-21, and must submit semi-final ticket into the hands of seniors.

Simon himself admitted Taufik did show his class as a more mature player. "In the initial set, I put more pressure on and got the lead. But Taufik change tactics in mid-game," said Simon.

"I became less responsive, the game was not controlled, and overly cautious and unable to play loose," continued the young man 24 years old.

"In the second set I win, because they can master the game. But, finally lost again in the final set. How to play smarter Taufik, he mastered the game. I own a hurry," he admits.

Simon did not want to regret his defeat was too long. He just got a lot of lessons. "As a lesson I must not hurry, the more calm, and able to master yourself. If the opponent to change tactics in the middle of the game, I should be able to quickly adapt," conclusion.

Minggu, 20 Juni 2010

Peluang Meraih Dua Gelar

Daftar Hotel Indonesia berpeluang besar menyabet gelar dalam Singapura Super Series 2010. Pada semifinal turnamen yang dihelat di Singapore Indoor Stadium itu, kemarin (19/6), dua wakil Merah-Putih sukses mengalahkan lawan-lawannya, serta menjejak di babak puncak. Di tunggal pria, Sony Dwi Kuncoro yang di perempat final menyingkirkan ungggulan utama Lee Chong Wei (Malaysia), memastikan tempat di final, setelah di semifinal menekuk Kasyap Parupalli (India) dengan skor 21-19 22-20.

Hotel di Medan Italia vs Selandia Baru Jalan Sony untuk menjadi juara pun tampaknya kian lapang. Sebab, dalam partai semi final lainnya, di luar dugaan, unggulan kedua Peter Hoeg Gade (Denmark) menyerah 22-20, 17-21, 16-21 di tangan unggulan keempat, Boonsak Poonsana (Thailand). "Kalau Sony sedang dalam kepercayaan diri tinggi, kami yakin dia pasti bisa mengalahkan siapa saja," ungkap Yacob Rusdianto, sekjen PB PBSI.

Kendati peringkat Boonsak di urutan ke-9 BWF, yang lebih baik daripada Sony (urutan ke-12), tapi secara head to head, Sony lebih baik daripada jagoan Negeri Gajah Putih itu. Pasalnya, dari tiga kali pertemuan mereka, pebulu tangkis asal Surabaya itu unggul 2-1.

Selain Sony, Indonesia juga menempatkan wakilnya di ganda campuran. Unggulan utama Nova Widianto/Liliyana Natsir menekuk pasangan Taiwan, Hung Ling Chen/Wen Hsing Cheng di semifinal, dengan skor 21-14 24-22. Lawan yang akan dihadapi duet nomor dua BWF tersebut adalah unggulan kedua Thomas, Laybourn/Kamilla Rytter Juhl. Pasangan asal Denmark itu sekaligus memupuskan harapan terwujud All-Indonesia Final di ganda campuran. Pada babak empat besar, mereka berhasil mengalahkan pasangan eks-pelatnas, Hendra Aprida Gunawan/Vita Marissa, dengan skor 21-15 21-13.

Nova/Liliyana harus mewaspadai lawannya tersebut. Itu karena peringkat mereka tidak berselisih jauh. Laybourn/Juhl hanya terpisah satu peringkat di bawah ganda campuran terbaik di Indonesia tersebut. Apalagi, mereka juga pernah menjadi mimpi buruk bagi Nova/Liliyana pada kejuaraan dunia tahun lalu di India. Ketika itu, mereka yang diunggulkan di tempat teratas, terjungkal di final dengan skor 13-21, 17-21.

"Sejauh ini, apa yang dicapai sudah sesuai harapan. Semoga, anak-anak bisa meraih gelar," papar Yacob pula.

Sementara itu, di tunggal wanita, unggulan teratas Saina Nehwal (India) tampaknya akan membawa pulang gelar super series keduanya. Di partai puncak, pebulu tangkis urutan keenam dunia akan hanya akan ditantang Tzu Ying Tai (Taiwan), yang melaju dari kualifikasi. Lalu di ganda pria, Howard Bach/Tony Gunawan (Amerika Serikat) akan ditantang Fang Chieh Min/Lee Sheng Mu. Sedangkan di ganda wanita, duet tuan rumah Shinta Mulia Sari/Yao Lei, akan bentrok dengan Kim Min-jung/Lee Hyo-jung. (nar)

Jumat, 04 Juni 2010

Video Luna Maya dan Ariel Peter Pan

Daftar Hotel - Video yang menggambarkan adegan intim Luna Maya dan Ariel 'Peterpan' beredar luas di internet. Namun, Luna membantah keras gosip yang dianggapnya sebagai fitnah tersebut.

Hotel di Padang Seiring dengan beredarnya video tersebut, Luna terlihat santai dan tidak mau menanggapi dengan serius. Artis dan model iklan ini juga mendapat banyak dukungan dari akun Twitter-nya.

Dalam akun tersebut Luna menuliskan satu kalimat status sebagai ucapan terima kasih.

"Maaf gak bisa bales satu-satu,lagi kerjaa soalnya hehe,GOD here wif me and u guys are super duper great.love u all :)," tulis Luna sekitar 1 jam yang lalu.

Kemudian di bawah halaman Twitter-nya, terdapat sederet ucapan dukungan dari para rekan artis, yang dibalas langsung oleh kekasih Ariel 'Peterpan' ini. Sebut saja, Shanty, Titi Kamal, Amink, Meisya Siregar dan Tantri 'Kotak' yang membanjiri Twitter Luna dengan pujian dan dukungan.

Sabar & tegar kak @LuuNNyy banyak org yg support dirimu.. *bighugs @Tantrikotak iyaaaa makasiihh sayang.gbu :)

@LuuNNyy : be tough ya bo,big person like u must be strong to face this....,hope u passed the "exam" !!! *hugs* @meisyasiregar iyaaa sayaang,makasiihhh bgt yaaa

Big hug :*RT @amink80: Salute luna,big hug!

@LuuNNyy luuun..keep ur head held high..!!be strong yaaa !! Badai pasti berlalu,lun! @shanty78 makasiihh neng...love uuu :)

Yg kuat Lun!!!km bs!!RT @LuuNNyy: @titi_kamall amin ti,kuatt aku bisa lanjutkan, hehe...

Video mesum pasangan selebriti ini yang amat mirip dengan Luna dan Ariel itu sempat dimuat di akun Facebook seseorang. Ada dua versi yang beredar. Yang satu berdurasi 6 menit 39 detik, dan yang satu lebih singkat, sekita 2 menit 37 detik